MENGENAL DAERAH KABUPATEN BEKASI

A. Karakteristik Daerah Kabupaten Bekasi
    
     1.  Sejarah Kabupaten Bekasi

          Dalam catatan sejarah, nama "Bekasi" memiliki arti dan nilai sejarah yang khas. Menurut Poerbatjaraka, seorang ahli bahasa Sansekerta dan Jawa Kuno - Asal mula kata Bekasi, secara filosofis, berasal dari kata Chandrabhaga. Chandra berarti "bulan" (dalam bahasa Jawa Kuno, sama dengan kata Sasi) dan Bhaga berarti "bagian". Jadi, secara etimologis kata Chandrabhaga berarti bagian dari bulan.
          Kata Chandrabhaga berubah menjadi Bhagasasi yang pengucapannya sering disingkat menjadi Bhagasi. Kata Bhagasi ini dalam pelafalan bahasa Belanda seringkali ditulis "Bacassie" kemudian berubah menjadi Bekasi hingga kini. Bekasi dikenal sebagai "Bumi Patriot", yakni sebuah daerah yang dijaga oleh para pembela tanah air. Mereka berjuang disini sampai titik darah penghabisan untuk mempertahankan negeri tercinta dan merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Ballada kepahlawanan tersebut tertulis dengan jelas dalam setiap bait guratan puisi heroik Pujangga Besar Chairil Anwar yang berjudul "Krawang - Bekasi". Kini, Kabupaten Bekasi di usianya yang ke-57 tahun, banyak perubahan yang telah terjadi dari masa ke masa.

ktwtamanflora.blogspot.com_______________________
          Sejarah terbentuknya Kabupaten Bekasi dimulai dengan dibentuknya "Panitia Amanat Rakyat Bekasi" yang dipelopori R. Supardi, M. Hasibuan, KH. Noer Alie, Namin, Aminudin dan Marzuki Urmaini, yang menentang keberadaan RIS- Pasundan dan menuntut berdirinya kembali Negara Kesatuan RI. Selanjutnya diadakan Rapat Raksasa di Alun-alun Bekasi yang dihadiri oleh sekitar 40.000 orang rakyat Bekasi pada tanggal 17 Pebruari 1950. Menyampaikan tuntutan Rakyat Bekasi yang berbunyi :
(1)      Penyerahan kekuasaan Pemerintah Federal kepada Republik Indonesia,
(2)      Pengembalian seluruh Jawa Barat kepada Negara Republik Indonesia,
(3)      Tidak mengakui lagi adanya pemerintahan di daerah Bekasi, selain Pemerintahan Republik Indonesia,
(4)      Menuntut kepada Pemerintah agar nama Kabupaten Jatinegara diganti menjadi Kabupaten Bekasi.
          Upaya para pemimpin Panitia Amanat Rakyat Bekasi untuk memperoleh dukungan dari berbagai pihak terus dilakukan. Diantaranya mendekati para pemimpin Masjumi, tokoh militer (Mayor Lukas Kustaryo dan Moh. Moefreini Mukmin) di Jakarta. Pengajuan usul dilakukan tiga kali antara bulan Pebruari sampai dengan bulan Juni 1950 hingga akhirnya setelah dibicarakan dengan DPR RIS, dan Mohammad Hatta menyetujui penggantian nama "Kabupaten Jatinegara" menjadi "Kabupaten Bekasi ".
          Persetujuan pembentukan Kabupaten Bekasi semakin kuat setelah dikeluarkannya Undang-undang No. 14 Tahun 1950. Kabupaten Bekasi secara resmi dibentuk dan ditetapkan tanggal 15 Agustus 1950 sebagai Hari Jadi Kabupaten Bekasi.
       Selanjutnya pada tanggal 2 April 1960 Pusat Pemda Bekasi semula dipusatkan di Jatinegara (sekarang Markas Kodim 0505 Jayakarta, Jakarta) dipindahkan ke gedung baru Mustika Pura Kantor Pemda Bekasi yang terletak di Bekasi Kaum JI. Jr. H. Juanda. 
ktwtamanflora.blogspot.com_______________________

2. Geografis.
Secara geografis Kabupaten Bekasi berada diantara :
- Sebelah Utara   : berbatasan dengan Laut Jawa
- Sebelah Selatan : berbatasan dengan Kabupaten Bogor
- Sebelah Barat   : berbatasan dengan DKI Jakarta dan Kota Bekasi
- Sebelah Timur  : berbatasan dengan Kabupaten Karawang
ktwtamanflora.blogspot.com_______________________
Kabupaten Bekasi memiliki luas wilayah 1.484,37 Km2, dan jumlah penduduk hingga tahun 2007 sebanyak 2,7 juta jiwa, sehingga kepadatan penduduk di Kabupaten Bekasi sebesar 6465 jiwa/Km2.
ktwtamanflora.blogspot.com_______________________
3. Visi dan Misi
a. Visi
Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi No: 33 Tahun 2001 dengan memperhatikan Visi Pembangunan Nasional dan Visi Provinsi Jawa Barat, Visi Kabupaten Bekasi adalah : “Manusia Unggul yang Agamis berbasis Agribisbis dan Industri Berkelanjutan”
b. Misi
1. Meningkatkan kualitas manusia yang sehat, pinter, dan bener
2. Meningkatkan profesionalisme institusi Pemerintah Daerah, DPRD, dan Masyarakat.
3. Mendorong terciptanya masyarakat berbudaya, demokratis, dan agamis
4. Memberdayakan usaha kecil, menengah, dan besar yang berbasis pada ekonomi kerakyatan
5. Menegakkan supremasi hukum dan ketertiban
6. Mengembangkan prasarana dan sarana publik secara terpadu
7. Mengharmonisasikan tata ruang yang berbasis kepedulian terhadap lingkungan.

B. Kriteria Daerah Rawan Bencana Sosial di Kabupaten Bekasi Menurut Perspektif Masyarakat.
1. Sosial Politik.
              Kesadaran politik dikalangan masyarakat di Kabupaten Bekasi termasuk di Kecamatan Tambun Utara sudah ada. Selama berlangsungnya Pemilihan Umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) relatif tidak pernah menimbulkan konflik, sehingga pelaksanaan pesta demokrasi rakyat berlangsung aman. Namun tidak demikian dalam proses pemilihan kepala desa, khususnya di Kecamatan Tambun Utara dan Kecamatan Babelan, pelaksanaan pemilihan kepala desa seringkali menimbulkan kerusuhan antar pendukung. Hal tersebut terkait dengan adanya semacam “bela kampung” oleh warga masyarakat terhadap calon kepala desa yang didukungnya.
ktwtamanflora.blogspot.com_______________________
2. Sosial Ekonomi
              Secara sosial ekonomi, masyarakat di Kabupaten Bekasi khususnya di Kecamatan Tambun Utara terdiri atas masyarakat kaya (25 %), menengah (25 %), dan masyarakat yang miskin (50 %). Masyarakat miskin di Kecamatan Tambun utara sebagaimana di tempat-tempat lainnya tercatat sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT). Hubungan sosial dari ketiga lapisan ekonomi diantara masyarakat tersebut kurang berjalan mulus, yakni masyarakat yang kaya kurang dapat merangkul masyarakat di bawahnya dalam aktivitas ekonomi, sehingga yang kuat atau kaya dengan yang lemah atau miskin tampak menonjol.

3. Urbanisasi dan Industri
              Kabupaten Bekasi merupakan daerah urbanisasi dengan intensitas tinggi, yang ditandai dengan tingginya penduduk pendatang (temporer) yang memenuhi ruang wilayah Bekasi. Begitu pula pertumbuhan industri yang pesat yang ditandai dengan banyaknya pembangunan pabrik berskala nasional, menjadikan Kabupaten Bekasi sebagai daerah industri.

4. Keragaman Keyakinan.
              Dari berbagai pandangan para tokoh yang hadir pada saat dilaksanakan diskusi kelompok terfokus, terungkap bahwa di beberapa kecamatan Kabupaten Bekasi terdapat beberapa hal berkaitan dengan keragaman keyakinan, yaitu :
a. Adanya kelompok Ahli Sunnah Waljamaah (di Desa Sriamur) yang berasal dari luar dan memiliki perbedaan keyakinan dengan mayoritas umat Islam di Kabupaten Bekasi.
b. Adanya rumah yang dijadikan tempat peribadatan oleh warga pendatang di tengah-tengah pemukiman warga yang berbeda keyakinan agama.
c. Terdapat sekelompok orang yang menamakan diri sebagai Forum Komunikasi Sunda Nusantara, yang ingin mendirikan negara sendiri.
ktwtamanflora.blogspot.com_______________________
5. Kekuatan personil penegak hukum, khususnya petugas Kepolisian yang belum memadai, khususnya di Kecamatan Tambun Utara. Dengan jumlah personil 123 orang di Polsek Tambun Utara yang meliputi wilayah kerja di Kecamatan Tambun Utara dan Tambun Selatan, dengan jumlah penduduk di dua kecamatan tersebut sekitar 70.000 jiwa, masih jauh dari ideal guna mengantisipasi jika terjadi kerusuhan di masyarakat. Rasio normal personil Polsek adalah 1 : 500.
ktwtamanflora.blogspot.com_______________________
C. Issu yang mendasari terjadinya konflik/ bencana sosial di Kabupaten Bekasi.
1. Dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa sering terjadi benturan antar pendukung, sehingga menimbulkan ketegangan dan rawan konflik.
2. Pendirian bangunan tempat peribadatan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga menimbulkan potensi konflik.
3. Pengangguran yang cukup tinggi di wilayah dimana terdapat perusahaan/pabrik yang cukup besar, karena warga masyarakat sekitar pabrik hanya sebagian kecil yakni sekitar 3 % yang diterima bekerja di pabrik tersebut.
4. Kurangnya kesadaran dan pemahaman tentang Indonesia sebagai negara kesatuan yang berdaulat, sehingga menimbulkan faham ingin mendirikan negara di atas negara.
5. Banyak pendatang yang masuk ke wilayah Bekasi dengan membawa faham atau aliran dalam Islam yang tidak sesuai dengan mayoritas umat Islam pribumi di Bekasi.
6. Banjir tahunan ; terdapat 7 titik rawan banjir dipinggiran sungai Bekasi, sehingga mengakibatkan konflik antar penduduk berkaitan dengan tanggul saluran air.
7. Perjudian, penyalahgunaan minuman keras dan narkoba, pencurian, dan premanisme merupakan masalah sosial yang cukup menonjol terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi.

D. Jenis konflik yang terjadi di Kabupaten Bekasi.
1. Bentrokan antar pendukung dalam pemilihan kepala desa, khususnya desa-desa diwilayah Kecamatan Tambun Utara dan Kecamatan Babelan, namun sifatnya insidental dan tidak meluas menjadi konflik sosial yang berkepanjangan.
2. Konflik vertikal antara sekelompok orang yang menamakan diri sebagai Forum Komunikasi Sunda Nusantara yang ingin mendirikan negara sendiri.
3. Akibat adanya rumah tempat tinggal yang dijadikan tempat kegiatan peribadatan oleh agama tertentu yang berbeda dengan agama yang dianut oleh mayoritas penduduk setempat, masyarakat pribumi merasa terganggu dengan acara-acara peribadatan, sehingga menimbulkan issu akan ada pengerahan masa.
4. Konflik latent terkait dengan pendirian bangunan tempat peribadatan yang dipandang oleh masyarakat kurang tepat, sehingga potensi konflik bernuansa agama cukup tinggi.
5. Perselisihan antar warga yang tinggal disekitar bantaran sungai, yang berfokus pada masalah tanggul saluran air.
6. Konflik latent terkait dengan pengangguran yang tinggi di tengah-tengah daerah industri/pabrik, sangat potensial menimbulkan konflik.
ktwtamanflora.blogspot.com_______________________
E. Dampak yang ditimbulkan akibat konflik sosial di Kabupaten Bekasi.
1. Dalam pemilihan kepala desa terjadi keresahan di kalangan warga masyarakat bahwa konflik atau bentrokan antar pendukung calon kepala desa dapat menimbulkan ketegangan sosial antar warga masyarakat.
2. Beberapa warga masyarakat ada yang terbujuk untuk mengikuti faham forum komunikasi Sunda Nusantara yang ingin mendirikan negara sendiri.
3. Keresahan warga masyarakat pribumi sehubungan dengan adanya rumah tempat tinggal yang dijadikan sebagai tempat acara peribadatan oleh para pendatang, serta bangunan tempat peribadatan yang dinilai kurang tepat. Hal tersebut menimbulkan ketegangan sosial antar umat beragama.
4. Ketegangan sosial antar sesama warga masyarakat ketika terjadi banjir tahunan terkait dengan masalah tanggul saluran air.
5. Kecemburuan sosial di kalangan masyarakat (penganggur) terhadap pimpinan perusahaan/pabrik yang lebih banyak mempekerjakan pegawai pabrik yang berasal dari luar daerah.
6. Keresahan di kalangan warga masyarakat akibat tindak kekerasan dari perilaku premanisme, pencurian, perjudian dan penyalahgunaan minuman keras.

F. Upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi dan mencegah konflik sosial di Kabupaten Bekasi.
1. Guna mengantisipasi bentrokan atau konflik antar pendukung dalam pemilihan kepala desa di masa-masa mendatang, pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi dan instansi terkait melakukan berbagai upaya baik berupa penyuluhan kepada masyarakat maupun pembinaan lainnya agar warga masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya masing-masing.
    
     Demikian pula pihak pemerintahan masing-masing desa bersama-sama dengan tokoh masyarakat melakukan upaya menjaga kedamaian agar daerahnya lebih kondusif khususnya dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa, antara lain melalui Forum Silaturahmi, yang diadakan 2 kali dalam sebulan.
ktwtamanflora.blogspot.com_______________________
2. Pihak Polres Kabupaten Bekasi telah melakukan tindakan represif terhadap kelompok atau pengikut Forum Komunikasi Sunda Nusantara, berupa pemanggilan sekaligus dilakukan upaya penyadaran.
3. Terkait dengan adanya faham atau aliran keagamaan serta tempat-tempat peribadatan yang dipandang telah menimbulkan keresahan masyarakat, pihak Polres selalu menurunkan tim untuk melakukan invenstigasi guna mengetahui potensi konflik, sekaligus melakukan upaya pembinaan kerukunan antar umat beragama.
4. Pihak BPM Kabupaten Bekasi secara terus menerus melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan menanggulangi bencana yang terjadi, baik melalui penyuluhan maupun pertemuan-pertemuan dengan berbagai elemen masyarakat.
5. Berbagai kegiatan masyarakat yang bercirikan adanya nilai-nilai kearifan lokal terus dijaga dan ditingkatkan keberlangsungannya, seperti pengajian rutin yang dilakukan majelis taklim di masing-masing masjid, memelihara sikap kegotong-royongan warga masyarakat yang masih ada, serta mempertahankan kesenian khas Bekasi yaitu Tari Topeng, dan qasidahan.
6. Terkait dengan maraknya pencurian, serta masalah sosial seperti perjudian, penyalahgunaan Narkoba, dan premanisme, pihak Polres Kabupaten Bekasi selalu pro-aktif untuk melakukan tindakan penertiban.

0 komentar:

Posting Komentar

LABEL

13 Kecamatan (1) 1435H (1) 3M (1) 5 Kecamatan (1) ABG (1) Aedes Aegypti (1) Air Bersih (1) Air galon (1) Air isi Ulang (1) Aksen (1) Alat Kesehatan (1) Alat lab (1) Alkes (1) Arti Disiplin (1) Babelan (6) Babelan Kota (1) Bahagia (4) Bahasa Asli Bekasi (1) Bahasa Kampung (1) Bekasi (28) Bekasi Utara (13) Berbagi (24) Berdagang (2) Berdebu (1) Berita (3) Berita Lokal (14) Berkualitas (1) Berlibur (1) Bermasalah (1) bisnis (2) Bisnis Online (2) Bisnis Susu (1) Bogor (1) BPJS (1) Bupati Bekasi (1) Catatan Bekasi (2) Chandrabaga (2) Cibarusah (1) Cikarang (1) Ciri Susu (1) Cluster Taman Flora (5) Contoh Surat (1) Contoh Surat-surat warga (2) Curanmor (2) Daftar Harga (1) DBD (1) Dicari (1) Didien (1) Disiplin (1) Do'a (1) Do'a Taman Flora (1) Do'a Warga (1) Donatur (1) Dorsumsisi (1) Download (3) e-KTP (1) Eceran Herbal (1) Electrocautery (1) Endang (1) Event (1) Fasilitas Kesehatan (1) Flash Cutter (1) Fogging (1) Gelandangan (1) Geografi Bekasi (1) Grosir Alkes (1) Grosir Herbal (1) Hal Baru (1) Harapan Usaha Panjang (1) Harga Makanan (1) Harga Minuman (1) Hati-hati (2) Herbal (1) Herbal Bekasi (1) Herbal Berkhasiat (1) Herbal Jawa Barat (1) Herbal Murah (1) Hidup Bersih (1) Himbauan (1) Hymne Bekasi (1) Ibu Kontrakkan (1) ID (1) Industri Kerajinan (1) Internet (4) Izin Industri (1) Izin Tempat Usaha (1) Jakarta (2) Jalan-Jalan (1) Jaringan (1) Jasa Pengamanan (1) Jual Susu (1) Jumlah Penduduk Kab Bekasi (1) Kabupaten Bekasi (15) kabupaten Bekasi Utara (3) Kampung irian (1) Kampung Jati (1) Kampung Kebalen (1) Kampung Kebon Bambu (1) Kampung Poncol (1) Karakteristik Bekasi (1) Kartu Penduduk (1) Kavling Taman Wisata (1) Kebalen (1) Kecamatan Babelan (3) Kejahatan (1) Kelapa Gading (1) Kelemahan Speedy (1) Kelurahan Bahagia (5) Kelurahan di Bekasi (1) Kendaraan (1) Kendaraan Bermotor (1) Kepanitiaan Musholla (1) Kepentingan Ibadah (1) Ketegasan (1) Ketetapan (1) Keunggulan Speedy (1) Keuntungan Besar (1) Khitan (1) Khitan dalam Islam (1) Kilasan (1) Kirim Artikel (1) Klinik (1) Kode Etik Amatir Radio (1) Koneksi Internet (3) Kota Cikarang (1) Kota Kurdis (1) Kotak Amal (1) Kp Kelapa Dua (1) Kp Penggilingan Tengah (1) Kriminal (1) KTP (1) KTW (3) KTW Taman Flora (2) Kurdis (1) lagu Bekasi (1) Lain-lain (3) Laser Carbon Dioxide (1) Layanan Kemanan (1) Layanan Security (1) LEBARAN'S DAY (2) Liburan (1) Lingkungan Kita (1) Listrik (1) Logat Bekasi (1) Luas Kabupaten Bekasi (1) Makanan (2) Malam (1) Maling (1) Manfaat khitan (1) Mars Bekasi (1) Masjid (1) Materai 3000 (1) Materai 6000 (1) Materai Palsu (1) Melamar Bekerja (1) Menarik (1) Mencari Keuntungan (2) Mencari Pekerjaan (1) Mengemis (1) Migas (1) Minta-minta (1) Minuman (1) Modus (1) Ms Word (1) Musholla (1) Musholla Nurul Iman (1) Mutu Kesehatan (1) Nasi Uduk (1) Neneng Hasanah Yasin (1) Obat Herbal (1) Orang bermasalah (1) Organisasi Masyarakat (1) Pajak (1) Paket Internet (1) Parkir (1) Pelajar (1) Pelaku Curanmor (1) Pelarian (1) Pelayanan kesehatan (1) Peluang Usaha (2) Pemalsu (1) Pemekaran (2) Pemekaran Kecamatan (1) Pemerintah (1) Pemerintahan Kecil (1) Pemilihan RW 047 (1) Pencurian (2) Penduduk Bekasi (1) Pengemis (1) Pengendara Motor (1) Pengusaha Nakal (1) Pengutang (1) Penipu (1) Penis (1) Penyemprotan Nyamuk (1) Perbatasan DKI Jakarta (1) Perda Nomor 26 (1) Perilaku (1) PHBS (1) Photo Bareng (1) Photo Gallery (7) Pilihan Bijak (1) PMNI (1) Point Melamar Bekerja (1) Pondok Ungu (1) Provider (1) Pusat Herbal (1) Radio Amatir Bekasi (1) Rakyat Bekasi Utara (1) Resistensi Aedes (1) RS (1) RT (1) RTO (1) Rukun tetangga (1) Rukun Warga (1) Rumah Sakit (1) Rumah Sakit Umum (1) RW 047 (1) Sampah (1) Sanksi (1) Sanksi Pajak (1) Santai (1) Sarana dan Prasarana (1) SD (1) Security (1) Sehat (1) Sejarah Desa Kebalen (1) Sejarah Kota Bekasi (1) Sekolah Bekasi (1) Sembunyi (1) Siaga 1 (1) Sistem Keamanan (1) SMA (1) SMA Di Bekasi (1) SMA Islam Bekasi (1) SMA Kabupaten Bekasi (1) SMA Kota Bekasi (1) SMA Kristen Bekasi (1) SMA Negeri (1) SMA Swasta (1) Smart Clamp (1) SMP (1) SMS (1) SMS Penipuan (1) Sosialisasi (1) Speedy (1) Stasiun Kereta Api (1) STIKes YATSI (1) Sukatani (1) Sumbangan (1) Sumber Alkes (1) Sumber Dana (1) Summarecon Bekasi (1) Sunat (1) Sunat Laser (1) Sunter (1) Surat Izin Gangguan (1) Surat Izin Usaha (1) Surat Keterangan (1) Surat Permohonan (1) Surat Warga (2) Susu (1) Susu Asli (1) Susu Enak (1) Susu Murni (1) Susu Sapi (1) Susu Sapi Cair (1) Susu Sapi Murni (1) Taman Flora (5) Tamasya (1) Tangani Sampah (1) Tangerang (1) Tara Clamp (1) Tegas (1) Telepon (1) Telkom (1) Tempat Asyik (1) Tentang Kami (4) Tidak Becus (1) Tipe Rumah sakit (1) Tips (2) Transmigrasi (1) Transportasi (1) Ucapan (1) Untuk Keluarga (1) Usaha (1) Usia Produktif (1) Visi Misi Usaha (1) Wacana Bekasi Utara (1) Wajib (1) Waspada (2) Wilayah Bekasi (2) Wisata (1)

From Admin



PASANG IKLAN ANDA DISINI MAX. 680px x 300px



Agen Susu Sapi Murni & Susu Kambing Etawa wilayah Pondok Ungu: Info, SMS atau WA 0818 7246 58


Kabar dari :
RW047

KRL BEKASI :


EURO FOOTBAL ONLINE:


KECAMATAN BABELAN VIA WIKIMAPIA.COM:


KELURAHAN BAHAGIA VIA WIKIMAPIA.COM:


PETA DAN TABEL KALENDER TANAM TERPADU KOTA BEKASI SUMBER: BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN - KEMENTERIAN PERTANIAN:

Download PDF-nya:
Download Kalender Tanam Sekarang